Idfb Challenge #11 : Mie Ayam Bakso Labu Kuning

 

Siapkan daging ayam, anda bisa menggunakan bagian daging ayam di dada atau paha, saya memilih untuk menggunakan bagian dada karena mudah memisahkan tulang dan dagingnya. Potong-potong kubus dan masukkan ke food processor. Proses hingga halus.  Jika daging telah halus, tambahkan 5 sendok air es ke dalam gilingan daging. Tambahkan air es sesendok demi sesendok. Terus proses hingga cincangan daging membentuk gumpalan. Matikan food processor. Tuangkan daging ke dalam mangkuk besar.  Jika anda melakukan cara manual, maka gunakan daging ayam cincang. Tambahkan air es sesendok demi sesendok sambil daging diaduk dengan spatula hingga serat-serat daging terlepas dan terpisah.  Siapkan mangkuk kecil, masukkan sisa air es, kecap ikan, garam, gula, kaldu bubuk, baking powder, baking soda, merica, minyak goreng dan tepung maizena ke dalam mangkuk. Aduk hingga rata.  Tuangkan larutan tepung ke permukaan adonan daging, aduk perlahan dan biarkan cairan terserap. Kemudian aduk hingga benar-benar merata.  Siapkan mangkuk berisi air es. Basahi tangan anda, ambil adonan kemudian bantingkan ke mangkuk, lakukan hal ini sekitar 10 kali atau hingga gumpalan adonan terlihat smooth, shiny dan elastis. Ketika disentuh terasa kenyal. Jika tangan anda lengket saat membanting adonan maka segera celupkan ke dalam air es. Fungsi banting-membanting ini adalah untuk memastikan serat daging terlepas dan tidak saling menggumpal serta untuk membuat adonan menjadi kompak. Tutup permukaan mangkuk dengan plastik, masukkan adonan ke dalam freezer selama 30 menit. Freezer ya bukan chiller (rak bawah).  Jika telah 30 menit, maka siapkan panci, isi air dan rebus hingga mendidih. Matikan kompor.  Keluarkan adonan dari freezer, ambil 1 sendok makan adonan dan dengan bantuan sendok lainnya bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan diameter 1 1/2 cm. Masukkan adonan yang telah berbentuk bulat ke air panas. Lakukan hingga semua adonan habis. Adonan yang masuk ke air panas akan mengapung sendiri. Ketika panci telah terlihat penuh oleh adonan, hidupkan kembali kompor dan rebus menggunakan api kecil. Jaga jangan sampai air mendidih hingga bergolak, air hanya dididihkan hingga mengeluarkan letupan-letupan kecil saja bukan benar-benar mendidih. Masak hingga semua bakso mengapung, aduk bakso dengan sendok pengaduk dan masak hingga matang. Test kematangan dengan mengambil sebutir bakso dan belah, jika bagian tengahnya masih berwarna pink rebus kembali hingga matang. Siapkan mangkuk berisi air dan es batu, tiriskan bakso dengan saringan kawat, sisihkan airnya untuk kuah. Masukkan bakso ke dalam air berisi es dan rendam hingga dingin. Bakso siap untuk diolah sesuai keperluan atau masukkan ke dalam wadah rapat dan bekukan difreezer.  Tumis bawang putih sampai wangi. Masukkan ayam cincang/giling. Aduk-aduk. Tambahkan daun bawang, garam, merica, pala, kecap manis, saos tiram, kecap asin dan gula pasir. Aduk rata. Tambahkan air sedikit. Aduk rata.  Tambahkan minyak wijen. Masak hingga kuah menyusut dan kental.  Siap digunakan. Tumis bawang putih dan jahe dengan sedikit minyak goreng.  Setelah wangi, masukkan kulit ayam. Tumis sampai minyak ayam tersebut keluar. Matikan api.  Saring, dinginkan. Simpan dalam wadah tertutup. Rebus 1 liter air hingga mendidih. Masukkan mie labu kuning, masak hingga matang. Angkat dan taruh dalam mangkok-mangkok yang telah diberi minyak wijen, minyak bawang, garam dan merica bubuk. Tambahkan sawi (yang telah direbus), bakso dan topping ayam jamur. Taburi dengan bawang goreng dan pangsit goreng.  Sajikan mie dengan kuah kaldunya beserta sambal cabe rebus dan saos cabe botolan. 

Yang akan Anda perlukan

Mie labu kuning

Topping ayam jamur

Kuah kaldu ayam

Bakso ayam 

Minyak bawang putih 

Pangsit goreng 

Sawi Hijau

Bawang goreng 

Sambel cabe rebus 

Saos sambal botolan

100 gram labu kuning, kukus, haluskan

250 gram tepung terigu protein tinggi 

50 gram tepung sagu 

2 sendok teh garam 

1 butir telur, kocok lepas

25 ml air es 

25 gram tepung sagu 

Campur labu kuning, tepung terigu, tepung sagu, dan garam.

Masukkan telur dan air es sedikit-sedikit ke campuran tepung terigu sambil diuleni rata. Diamkan 15 menit.

Giling tipis adonan dari nomor yang terbesar 1 sampai dengan nomor 5 yang terkecil. Lakukan sambil ditabur dengan tepung sagu. Potong dengan pemotong mi. (Saya pakai penggilingan dari kayu manual, giling berulang kali sampai ketebalan yang diinginkan, kemudian potong-potong dengan pisau tajam. Gunakan tepung maizena atau sagu saat melapisi adonan agar tidak lengket)

Sisihkan. 

500 gram daging ayam, saya menggunakan bagian dada

125 ml air es

1 sendok makan kecap ikan

1 sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin

1/2 sendok makan gula pasir 

1/2 sendok makan minyak goreng

2 sendok makan tepung maizena

1 1/4 sendok teh baking powder

1/2 sendok teh baking soda

1/2 sendok teh merica bubuk

1/2 sendok teh kaldu bubuk (optional)

Air es untuk merendam bakso 

250 daging ayam, cincang kasar sisihkan tulang dan kulitnya (Saya pakai daging giling)

200 gr jamur kancing 

1 batang daun bawang, potong-potong 

5 siung bawang putih 

1/2 sdt merica bubuk 

1/4 sdt pala bubuk 

3 sdm kecap manis 

1 sdm kecap asin 

1 sdm saos tiram 

1 sdm minyak wijen 

1 sdt gula pasir 

garam secukupnya 

tulang ayam 

600 ml air 

2 ruas jahe geprek 

garam secukupnya 

1 buah kaldu blok

7 siung bawang putih, cincang 

kulit ayam 

jahe, geprek 

Komentar

Avatar placeholder